Sunday, 21 April 2013

Apa itu Kepemimpinan ?


Vidi Febrian P
1122002011

Kepemimpinan, apa itu kepemimpinan? ada sebuah cerita yang mungkin bisa sedikit menggambarkan tentang arti dari kepemimpinan, sebuah contoh kecil yang menunjukan bahwa pentingnya mengetahui apa itu kepemimpinan untuk di terapkan dalam kehidupan sehari hari. 

Beberapa tahun silam, ada sebuah rapat penjualan yang sangat mengesankan. Wakil-presiden pemasaran untuk perusahaan itu tampak sangat gembira. Ia ingin memproyeksikan suatu masalah. Bersamanya hadir sales representative teratas di organisasi, seorang pemuda berpenampilan sangat biasa, yang pada akhir tahun itu mencapai penghasilan tidak kurang dari $60,000. Penghasilan rata-rata representative yang lain $12,000.

Eksekutif itu menantang hadirin. Apa katanya? “saya ingin kalian memperhatikan harry baik-baik. Lihatlah dia! Sekarang, apa yang dimiliki oleh harry dan kalian tidak? Harry berpenghasilan lima kali dari rata-rata karena ia lima kali lebih cerdas? Tidak, menurut pengamatan kepribadiannya. Saya sudah memeriksa. Harry menunjukan kecerdasan rata-rata di departemen ini.”

“Apakah harry bekerja lima kali lebih keras daripada kalian? Tidak-tidak, menurut laporan. Kenyatannya, ia mengurangi waktu lebih banyak dari kebanyakan kalian.” 

“Apakah harry mempunyai wilayah yang lebih baik? Sekali lagi saya harus berkata tidak. Catatan transaksinya menunjukan rata-rata hampir sama. Apakah harry mempunyai pendidikan yang lebih tinggi? Kesehatan yang lebih baik? Sekali lagi, tidak. Harry hanyalah rata-rata seperti orang yang diharapkan dari orang rata-rata lainnya. Perbedaan antara harry dan kalian adalah, “wakil-presiden berkata, “harry berpikir lima kali lebih besar.”

Kemudian, eksekutif itu mulai memperlihatkan bagaimana keberhasilan tidak begitu banyak ditentukan oleh ukuran otak seseorang, tetapi banyak ditentukan oleh ukuran gagasan (pemikiran) orang itu. Ada keajaiban di dalam pemikiran yang besar walau orang terlihat biasa-biasa saja.

Dari cerita tersebut, ada kesimpulan kecil, bahwa seorang pemimpin haruslah memiliki pemikiran yang besar dan jauh kedepan, tak perlu pintar dan memiliki bakat untuk bisa meraih sukses besar serta mengalami kepuasan besar. Yang perlu hanyalah mengeluarkan hal spektakuler yang sebenarnya bisa dilakukan pikiran dan jiwa ketika kita mulai berpikir dan berjiwa besar.

What Makes a Good Leader


Ikram Alifkhan
1122002010

A good leader aren’t born, they’re made.  We all are a leader, before we lead other people, we must lead ourself,  of course! we became the leader of ourself. People often ask, what is a leader ?, what is a leadership ?, who is a leader ?

It’s so simple to understand what is leader and leadership.  What is a leader ?, leader is coach, leader is a mentor, leader is a communicator, leader is a Champion!. Leader is someone who can manage themselves and the people that follow them, in order to achieve some goal. 

At the most basic level, a leader is someone who leads other. A good leader is a person who has a vision, a drive and a commitment to achieve that vision, and the skills to make it happen.  Leaders see a problem that needs to be fixed or a goal that needs to be achieved. It may be something that no one else sees or simply something that no one else wants to tackle. Whatever it is, it is the focus of the leader's attention and they attack it with a single-minded determination. A good leader takes the lead. A good leader has personality, courage, clear vision with ambition to succeed. A good leader encourages the team to perform to their optimum all the time and drives organisational success.

Then, what is a leadership ? Leadership is a Goal setter, Leadership is a motivator, leadership is a team player not individual, and last but not least, Leader is an Achiever. Leadership is empowering others, leadership is not just authority its influence, Leadership is described in so many ways, the point is leadership is a capability of some people to lead themselves and the other people.

So, Who is a leader ? a leader is someone with a powerful personality, a leader is a self confident person, a leader is a charismatic individual, an integrated human. We all have the potential to become a leader, it is our opportunity, our responsibility, and make it a commitment to unleash the LEADER in us! And how we do that ? 

First, challenge our limiting beliefs, then start to change our emotional state, make a decision from now on, and take massive action. Learn, practice, grow, unleash our potential to become a leader!  There is no better time… than now, so start now! And soon we’ll have a good leader, it’s YOU!

Leadership yang Baik


Panji Pahlevie
1111001046


Jika kita berbicara tentang leader, yang ada di mind set kita adalah sosok seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinananya. Seorang laeder memiliki gaya dan cara masing masing dalam memimpin anggotanya, sehingga dapat dikatakan bahwa gaya kepemimpinan itu adalah berasal dari naluri seorang leader dengan karakternya masing masing. Dengan karakter yang dimiliki disertai dengan gaya danapa yang ada didalam dirinya harus menjadi panutan bagi anggotanya, karrna seorang leader haruslah biasa mempengaruhi anggotanya sehingga dapat dikatakan bahwa seorang leader yang baik adalah seorang yang memiliki karisma dan wibawa terhadap sekelilingnya.

Salah satu tokoh leader yang karismatik adalah Soekarno. Beliau adalah mantan presiden Indonesia yang kehebatannya dalam mempengaruhi orang lain telah diakui oleh dunia. Entah melalui pidato yang ia sampaikan ataupun dengan interaksi sosialnya dalam kehidupan sehari hari. Dengan demikian bias dibilang soekarno adalah salah seorang leader yang karismatik dan dapat mempengaruhi anggotanya untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Seorang leader yang baik juga harus dapat memposisikan anggotanya agar berada ditempat yang sesuai dengan kemampuan dan skill nya masing masing. Dengan beradanya anggota ditempat yang sesuai dengan skill yang dimilikinya, maka anggota teresebutdapat bekerja optimal dalam organisasi tersebut. Organisasi pun dapat berjalan sesuai job desk masing masing, tinggal seorang leader yang harus menjembatani masing masing divisi tersebut agar dapat bekerja sama dengan baik dan agar para anggotanya memiliki sense of belonging terhadap proker dan organisasi tersebut. Jika itu semua berhasil, maka dapat dikatakan seorang leader tersebut adalah seorang leader yang super.

Karakter Leader

Yasinta
1111001099

Apakah kamu berpikir bahwa seorang Leader itu terlahir sebagai Leader ataukah dibentuk untuk menjadi Leader? Menurut saya, Leader adalah orang-orang yang dibentuk atau membentuk dirinya sendiri untuk menjadi seorang Leader. Setiap orang terlahir untuk menjadi Leader. Tapi tidak semua orang adalah Good Leader.

Seorang Leader haruslah memiliki mental yang kuat, mental seorang Leader. Mental seorang Leader yang saya maksudkan disini ialah ketika seorang Leader memiliki suatu visi dan misi serta dia meyakini bahwa visi dan misinya itu dapat merubah apa yang dia pimpin menjadi lebih baik, dia haruslah memegang teguh visi dan misi tersebut hingga akhir. Karena, akan ada orang – orang yang memperdebatkan ataupun menentang visi dan misi tersebut. Seorang Leader tak perlu takut akan perdebatan tersebut. Buktikanlah bahwa visi dan misi yang ia yakini itu benar dangan melakukan tindakan, bukan hanya sekedar kata – kata.

Seorang Leader juga haruslah bersikap objektif. Leader boleh saja memiliki mental yang kuat, tetapi jika visi dan misi yang ia yakini itu salah atau ada kesalahan didalamnya (setelah melihat lingkungan, menganalisa pendapat orang lain ataupun setelah pengaplikasian visi dan misi tersebut) maka Leader harus segera memperbaiki visi dan misinya tersebut.

Leader yang baik meskipun memiliki mental yang kuat, tetapi bukanlah orang yang keras kepala atau egois. Leader sejati bukanlah seseorang yang hanya bersifat “Telling” atau hanya dapat memerintah dan menyuruh anggotanya untuk mencapai goal yang telah ditentukan, tetapi juga haruslah bersifat “Join” jika ada pendapat yang lebih baik daripada pendapat Leader tersebut. Join juga bisa berarti seorang Leader turut serta merasakan apa yang dikerjakan oleh anggota atau bawahannya. Dengan demikian, bawahan atau anggotanya tersebut merasa mendapatkan simpati dan termotivasi untuk bekerja lebih baik.    

Apa itu Pemimpin dan Kepemimpinan ?


M Reza Pradana
1112002003

Pertama saya akan menjelaskan tentang arti dari “Pemimpin” terlebih dahulu. Dalam bahasa Indonesia "pemimpin" sering disebut penghulu, pemuka, pelopor, pembina, panutan, pembimbing, pengurus, penggerak, ketua, kepala, penuntun, raja, tua-tua, dan sebagainya. Sedangkan istilah Memimpin digunakan dalam konteks hasil penggunaan peran seseorang berkaitan dengan kemampuannya mempengaruhi orang lain dengan berbagai cara.

Istilah pemimpin, kemimpinan, dan memimpin pada mulanya berasal dari kata dasar yang sama "pimpin". Namun demikian ketiganya digunakan dalam konteks yang berbeda. Pemimpin adalah suatu lakon/peran dalam sistem tertentu; karenanya seseorang dalam peran formal belum tentu memiliki ketrampilan kepemimpinan dan belum tentu mampu memimpin. Istilah Kepemimpinan pada dasarnya berhubungan dengan ketrampilan, kecakapan, dan tingkat pengaruh yang dimiliki seseorang; oleh sebab itu kepemimpinan bisa dimiliki oleh orang yang bukan "pemimpin".

Arti pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan, khususnya kecakapan/ kelebihan di satu bidang sehingga dia mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi pencapaian satu atau beberapa tujuan. Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan - khususnya kecakapan-kelebihan di satu bidang , sehingga dia mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk pencapaian satu beberapa tujuan.

Pemimpin jika dialihbahasakan ke bahasa Inggris menjadi "LEADER", yang mempunyai tugas untuk me-LEAD anggota sekitarnya. Sedangkan makna LEAD adalah :
1. Loyality: seorang pemimpin harus bisa membangkitkan loyalitas kerjanya.
2. Advice: memeberikan nasihat dan saran terhadap masalah yang ada
3. Discipline: memerikan keteladanan dalam berdisiplin dan menegakkan kedisiplinan dalam setiap kegiatan.

Selanjutnya saya akan menjelaskan pengertian tentang “Kepemimpinan”. Dalam suatu organisasi kepemimpinan merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan oleh organisasi. Kepemimpinan merupakan titik sentral dan penentu kebijakan dari kegiatan yang akan dilaksanakan dalam organisasi. Kepemimpinan adalah aktivitas untuk mempengaruhi perilaku orang lain agar supaya mereka mau diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu 

Dari uraian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi perilaku Aeseorang atau sekelompok orang untuk meneapai tujuan tertentu pada situasi tertentu. Kepemimpinan merupakan masalah sosial yang di dalamnya terjadi interaksi antara pihak yang memimpin dengan pihak yang dipimpin untuk mencapai tujuan bersama, baik dengan cara mempengaruhi, membujuk, memotivasi dan mengkoordinasi. Dari sini dapat dipahami bahwa tugas utatna seorang pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya tidak hanya terbatas pada kemampuannya dalam melaksanakan program-program saja, tetapi lebih dari itu yaitu pemimpin harus mempu melibatkan seluruh lapisan organisasinya, anggotanya atau masyarakatnya untuk ikut berperan aktif sehingga mereka mampu memberikan kontribusi yang posetif dalam usaha mencapai tujuan.

The Leader


Yabedi Pedrish
1122002006

The leader is the person who is believed to manage some things that have been entrusted to him. With all his capabilities he believes that people who choose him, they will follow rules have defined although it takes time.

Some people say that  leadership is there because of training, that is when once they grow up, and after they pass through a variety of experiences, but is not so ” When humans were born, they had already been given leadership ability. As they grew up we could see it in their behavior. For example when a 4 years old boy watched TV displaying a foot ball match. There was a captain who could be an inspirator to maka a goal and motivate his friends in the field. The boy saw it, then he told to his family and friends that he wanted to be like the captain he saw in TV. From his statement, we could analize that leadership ability had already been owned since their were in childhood without waiting them to be adult. So, leadership ability develop along with age/maturity because of experiences they had

Every leader has a different character in carrying out his duties. With all these differences are those who succeed and those that fail to develop the tasks assigned to him. Two types of leaders that we can make an example :

1. autocratic leader is a leader who prefers make their own decisions than democration. His leadership could include the following  :
• Have the absolute authority
• Formulate ideas without help request to subordinate
• Demonstrate one-way communication
• Less of socialization to subordinate
• assume organization is own
His core he is more concerned with the success of the organization but did not pay attention to his subordinates. behavior as it will not work this time to success because by relying on their own ability to develop the task will not be done well.

2. Democratic leader is a leader who prefer make their decisions based on democratic. Democratic leaders appreciate a lot of opinions for showing the creativity of each of his subordinates. His leadership could include 
• Glad to accept the opinion of any member
• Make decisions based on democratic
• Prioritize cooperation in completing goals
• More socializing with subordinates so knowing the grievances of subordinates, to motivate the members over zealous in carrying out its duties
• Communication ongoing reciprocal
• The responsibilities together

Overall the present democratic leadership is a widely used, because in achieving the ultimate goal jointly bear responsibility. Kreative ideas will emerge from each member because leader giving freedom of speech. To be a good leader should be :

1) A leader must be fair and honest.
2) Democratic and partisipan .make the decisions based on democratic. not easily give up and always participate in every decision that has been established
3) Insightful and hard work,it mean have accuracy, intelligence , he worked hard to find a solution that quickly and appropriately to resolve the problem.
4) open to the subordinate adn sosialis, With a sense of family, that is the leader understands his subordinates to not only impose its own opinion ,so his followers be eager to work.

if I am elected to be a leader in a group consist of few people, then I was faced with a choice in which some of my friends want one removed from the group because we are not serious, then I will motivate them by saying "if you want a goal you achieved with good, then you must cooperate, if you together, emerging solutions will also be various kinds, because each person has a different idea. "

Leadership


Sonny Santoso Wibowo
1122002013

Leadership adalah kemampuan, yang berarti seorang pemimpin memiliki kapasitas untuk melakukan sesuatu melalui bakat dan keterampilan. Bakat adalah kemampuan alami dan keterampilan yang diperoleh melalui kemampuan pelatihan dan pengalaman. Bakat pasti membantu, tetapi tidak diperlukan. Banyak juga orang yang kemampuan kepemimpinannya mendekati nol tetapi melalui pelatihan, pengalaman, dan sebagian besar dari semua, ketekunan, menjadi pemimpin besar.

Leadership bersifat adaptif, yang berarti bahwa pemimpin membuat penyesuaian. Seorang pemimpin yang gagal untuk menyesuaikan diri dengan wilayah akan kehilangan arah mereka. Hanya orang bodoh rela mengikuti seseorang yang kehilangan arah.

Leadership bertindak atas pengaturan, berarti pemimpin menyesuaikan keadaan lingkungan dan orang-orang. Seorang pemimpin dengan hati-hati mengamati tokoh-tokoh penting yang berada di satu negara dan mencari cara untuk beradaptasi dengan peraturan yang paling efektif.

Leadership bekerja pada perasaan orang, yang berarti seorang pemimpin menemukan cara untuk menghubungkan ke insting orang atau intuisi. Pemimpin membantu setiap orang merasa diberdayakan. Jika seorang pemimpin juga dapat memberikan bukti konkret yang membantu, indah pemberdayaan. Tetapi bukti biasanya datang setelah tindakan kepemimpinan menghasilkan hasil yang diinginkan.

Leadership menciptakan kontribusi yang berarti setiap anggota memberikan sesuatu. Kadang-kadang berbagi ide. Dan kadang-kadang yang mungkin memegang ide-ide dalam cadangan dan memungkinkan orang lain untuk sampai pada ide yang sama.

Leadership adalah tentang pemecahan masalah, yang berarti menutup kesenjangan antara hal-hal yang diinginkan, dan hal seperti yang dirasakan. Semua orang mencari solusi untuk masalah perantara sambil mengingat masalah utama.

Leadership menumbuhkan kreativitas, yang berarti penggunaan imajinatif dengan sumber daya yang terbatas. Seorang pemimpin yang memungkinkan orang untuk menggunakan imajinasi mereka adalah langkah lebih dekat untuk memecahkan masalah lebih cepat, lebih baik dan lebih murah.

Leadership seringkali dikaitkan pada satu individu. Lebih mudah untuk membagi kisah sukses dengan cara tersebut. Orang-orang dengan kisah-kisah sederhana yang mengandung sebab dan akibat bahkan ketika mereka salah.

Kisah yang lebih kompleks memperkuat bahwa setiap orang dalam tim bisa menjadi pemimpin. Tim yang paling sukses menciptakan reaksi rantai kepemimpinan. Adaptasi memicu rantai panjang adaptasi lanjut yang pada akhirnya memecahkan masalah yang tampaknya mustahil.